Mendiskripsikan Berkas Administrasi

20.48 Kang Said 0 Comments



1. Pengertian


 Saat anda berjalan-jalan  ke pasar, pertokoan, atau pusat perbelanjaan/ mall, maka anda akan melihat orang melakukan transaksi, atau bahkan anda sendiri yang melakukan transaksi tersebut.
Seorang pembeli yang telah melakukan pembayaran, tentu akan menerima barang yang dibelinya. Dilihat dari kacamata penjual, prosedurnya tidak selesai sampai penyerahan barang kepada pembeli. 

Apa yang dilakukan oleh penjual setelah terjadi transaksi jual beli dan bagaimana prosedur administrasi yang dilakukan oleh seorang penjual dalam menangani transaksi jual beli ?
Pada prinsipnya semua transaksi memerlukan bukti administrasi, tetapi tidak semua penjual dalam bertransaksi membuat bukti administrasinya.
Ada banyak manfaat dari adanya bukti administrasi transaksi. Manfaat utama adalah menyediakan bukti tertulis atas transaksi yang telah dilaksanakan, sekaligus untuk menghindari kemungkinan terjadinya sengketa di masa mendatang.
Sebelum pembahasan yang lebih jauh mengenai administrasi transaksi, marilah kita cari tahu dulu tentang pengertian administrasi.
Secara etimologis istilah administrasi berasal dari bahasa yunani yaitu dari kata ad dan ministrare yang berarti melayani, membantu atau memenuhi. Administrasi dalam arti sempit berarti tata usaha atau tata pembukuan. Administrasi merupakan pencatatan dan penyusunan data dan informasi secara sitematis dengan maksud untuk menyediakan keterangan serta memudahkan memperolehnya kembali secara keseluruhan dan dalam hubungannya satu sama lain.
Dalam pengertian luas administrasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dua orang atau lebih yang terlibat dalam suatu bentuk usaha kerja sama demi tercapainya tujuan yang ditentukan sebelumnya .
Proses administrasi terbagi dalam beberapa kegiatan, antara lain :
a)    Menghimpun
artinya mengumpulkan segala sesuatu keterangan yang awalnya berserakan sehingga menjadi dapat digunakan.
b)    Mencatat
artinya membukukan berbagai transaksi atau berbagai keterangan.
c)    Mengolah
artinya memperbanyak, menyalin dan membuat informasi menjadi baru sehingga lebih bermanfaat.
d)    Menggandakan
artinya memperbanyak dengan berbagai metode atau cara dan menggunakan berbagai alat.
e)    Mengirim
artinya menyampaikan dari satu pihak ke pihak yang lain.
f)     Menaruh
artinya kegiatan meletakkan di tempat tertentu dengan maksud mudah untuk ditemukan kembali.
Persetujuan jual beli antra pihak penjual dengan pembeli sering disebut transaksi. Dalam pengertian yang lain transaksi didefinisikan sebagai aktifitas perusahaan yang menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan perusahaan, seperti menjual, membeli, membayar gaji, membayar telepon, membayar sewa serta membayar biaya-biaya lainnya.
Sedangkan administrasi transaksi adalah kegiatan untuk mencatat perubahan-perubahan posisi keuangan sebuah perusahaan yang dilakukan secara kronologis, dengan metode tertentu sehingga hasil pencatatan dapat dikomunikasikan kepada pihak lain.
2. Tujuan dan Manfaat Administrasi Transaksi


Pencatatan semua kegiatan usaha yang sangat diperlukan bagi kelancaran dan pengelolaan perusahaan merupakan tugas administrasi.
Tugas-tugas tersebut meliputi catatan data-data transaksi  bisnis,  keuangan, produksi, persediaan produksi, dan hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kelancaran perusahaan. 


Tujuan adanya administrasi adalah agar pengusaha dapat dengan mudah dan cepat untuk :
a)   Memantau kegiatan-kegiatan administrasi perusahaannya
b)   Mengevaluasi kegiatan-kegiatan pengorganisasian perusahaannya
c)   Menyusun program pengembangan usaha dan kegiatan pengorganisasian
d)   Mengamankan kegiatan-kegiatan usaha dan organisasi perusahaannya.
Dengan melaksanakan administrasi transaksi dengan baik maka perusahaan akan memperoleh beberapa manfaat, antara lain :
a)    Perusahaan akan dapat dengan mudah menghubungi pihak-pihak lain melalui berbagai media komunikasi baik itu rekanan, konsumen, instansi pemerintah maupun supplier.
b)    Memperkecil resiko kehilangan, setiap transaksi terbukukan dengan rapi, baik barang masuk dari hasil pembelian maupun barang keluar akibata adanya transaksi penjualan.
c)    Memudahkan pelayanan purna jual kepada konsumen karena konsumen dapat menunjukkan bukti-bukti kesepakan penjualan.
d)    Pemilik perusahaan akan dapat dengan mudah mengikuti perkembangan perusahaannya melalui laporan hasil pencatatan.

3. Jenis Transaksi


a)    Trasnsaksi internal
Transaksi internal adalah transaksi yang terjadi yang melibatkan hanya bagian-bagian yang ada di dalam perusahaan, lebih menekankan perubahan posisi keuangan yang terjadi antar bagian yang ada dalam perusahaan seperti memo dari pimpinan kepada seseorang yang ditunjuk, perubahan nilai harta kekayaan karena penyusutan, pemakaian perlengkapan kantor.
b)    Transaksi eksternal
Transaksi eksternal adalah transaksi yang melibatakan pihak luar perusahaan, seperti transaksi pembelian, penjualan, pembayaran hutang piutang.

Pencatatan semua kegiatan usaha yang sangat diperlukan bagi kelancaran dan pengelolaan perusahaan merupakan tugas administrasi.

You Might Also Like

0 komentar: